Puasa hampir selesai. Ibadah puasa yang diperintahkan Allah kepada orang-orang yang beriman supaya menjadi orang bertaqwa, ternyata punya efek samping. Terkadang efek samping tersebut lebih kelihatan dominan dari makna dan tujuan puasa itu sendiri.
Ternyata puasa berhubungan dengan uang. Kebutuhan uang pada bulan puasa meningkat, buktinya : Ibu rumah tangga perlu membeli berbagai bahan untuk membuat beragam hidangan berbuka, Bapak-bapak dan kawula muda berkumpul di rumah makan atau di tempat-tempat dijual makanan menjelang berbuka, dibuat acara berbuka bersama yang sangat wah dengan makanannya.
Menjelang lebaran semakin banyak uang dibutuhkan. THR beramplop-amplop yang diterima masih saja kurang. Untuk membeli pakaian baru berupa baju, celana, rok, jas, koko, sarung, topi, mukenan, sajadah, tas, sepatu, sandal … dan … dan … pokoknya semua harus baru. Bahkan isi rumahpun diperbaharui. Belum lagi untuk menyambut peminta-minta yang datang silih berganti. Sungguh saat seperti ini uang sangat-sangat dibutuhkan. Apalagi bagi mereka yang mudik, butuh uang untuk transportasi dan oleh-oleh. Setelahnya lebaran masih butuh uang lagi untuk silaturrahmi dan rekreasi.
Tibanya bulan puasa dan lebaran justru panen uang bagi para pedagang. Pedagang makanan, pedagang sayur dan daging. Terlebih lagi pedagang pakaian. Pusat-pusat perbelanjaan didatangi pengunjung begitu banyak. Semuanya ingin berbelanja. Para pedagang pakaian merasa saat itulah terbayar kelelahan dan kejenuhan menunggu toko selama 11 bulan. Uangnya di dapat pada bulan puasa dan lebaran. Tak ketinggalan para pengusaha transportasi. Mulai dari pesawat, kapal laut, kereta apai, bis, angkutan umum dan lain-lain. Sudah penumpangnya banyak, ongkos dinaikkan lagi. Mereka mengeruk uang begitu banyak.
Para pengemis, peminta-minta, yayasan sosial juga panen uang. Para pengemis tanpa kenal lelah berhamburan di jalan-jalan, di pasar, dan di pusat-pusat pertokoan. Para peminta-minta berjalan tanpa merasa lelalh dan malu dari rumah ke rumah, dari kampung ke kampung, bahkan dari pulau lain. Yayasan sosial membuat lalu mengedarkan surat dan proposal begitu banyak. Dengannya konon ada pengemis dan peminta-minta yang bisa membangun rumah bagus dan mebeli kendaraan. Yayasan sosialpun lega karena kebutuhan dananya terbantu.
Jadi efek samping puasa dan lebaran adalah mengeluarkan uang banyak bagi sebagian orang; dan mendapat uang banyak bagi sebagian orang. Apakah ini tanda-tanda akhir zaman?Wallohu ‘alam.






